Semakin lama semakin banyak Band2 pendatang baru yg muncul dilayar kaca. Semakin banyak pula cd-cd bajakan yg beredar di pasaran. Semakin banyak pula remaja2 yg mengidolakan band2 baru yg meng'klaim diri mereka ganteng. Pertanyaannya sekarang adalah "BERKUALITASKAH MEREKA???"
. Fenomena ini memang sangat memprihatinkan, banyak band2 indie yg memiliki kualitas tapi kalah dengan band "S*MP*H" yg bermunculan. Ditambah industri musik tanah air yang lebih mengutamakan Band2 yg menyajikan lagu2 CINTA MONYET dari pada band2 lain yg berkualitas. Lihat aja, Rindu Band, D'mesin, EsTeh DuaGelas, Purple, King, PisauPatih, Napp, dll(nama band disamarkan)
(cape deh...)
Mereka menyajikan lagu2 cengeng yg melepaskan sebuah radiasi "Moron Violet" yg dapat menyebabkan menipisnya saraf yg ada di telinga ke otak dan dapat menyebabkan menurunnya IQ seseorang.Hasilnya, lihat aja sekarang. Remaja kita udah gk mikirin sekolahnya lagi... kalau ada cuma kalangan minoritas yg kalo belajar di ejek2 oleh orang2 bodoh yg sok pintar... di tambah lagi, yg dilakukan remaja jaman sekarang cuma PACARAN. Mungkin ada hubungannya antara lagu bertema cinta dengan kelakuan remaja jaman sekarang yg kerjanya cuma pacaran, malam mingguan (malming.red), dan free sex
(Naudzubilahi min Dzalik). Bahkan anak SD pun udah mulai pacaran...Dikoran ada berita perkosaan yg di lakukan anak kelas 6SD terhadap anak kelas 1SD. Coba sekarang anda suruh anak2 SD nyanyi lagunya ESteh duagelas yg berjudul "putus sendal" (nama band dan lagu disamarkan) pasti mereka hapal. Anak muda Zaman sekarang ibarat buah "MATANG DULUAN TINGGAL TUNGGU BUSUKNYA"
Band2 Jaman sekarang takut kalo gk nyanyi lagu CINTA.
Takut kehilangan penggemar, jadi mereka BERLOMBA-LOMBA bikin LAGU CINTA untuk menarik hati para pendengar WALAUPUN LIRIK YG MEREKA BUAT ITU GK JELAS contoh: "jangan kau slalu merasa, wanita bukan dirimu saja..." Anjrit muntah gw ngetiknya...
Anehnya, cuma sedikit orang yg sadar dengan kesalahan lirik ini. Jika anda yg membaca belum tau letak kesalahannya, maka anda termasuk orang yg terkena radiasi "Moron Violet"
.
Bisa dibilang anak muda jaman sekarang mentalnya mental kentut.
Gk bisa bedain lagu mana yg berkualitas dan yg mana yg gk berkualitas. Coba kita jalan2 sebentar gk usah jauh2 ke Eropa atau Amerika, di Asia... Contoh donk Jepang, Korea, Singapura tpi jangan contoh Malaysia, ntar jadi kaya 'esteh duagelas'.
Jepang dan Korea punya banyak penyanyi yg berkualitas. Dan tema musik mereka bermacam2, penuh dengan inspirasi dan Arti kehidupan.
Tidak hanya cinta yg cuma bisa dipikirkan band2 sekarang (otaknya buntu kali). Lihat BoA (kalo anda gk tau berarti anda payah) yg sekarang jadi Ratu POP ASIA... Contoh X-Japan dan L'Arc~en~Ciel yg memiliki banyak fans2 di seluruh Dunia.
Dan mereka telah beberapa kali go Internasional khususnya L'Arc~en~Ciel yg baru selesai dari Paris. Gk seperti Band2 dalam negeri yg KATANYA GO INTERNASIONAL padahal cuma ke MALAYSIA YG NONTON PARA TKI ORANG2 INDO DI MALAYSIA
.
Gw gk bermaksud menghina band2 pendatang baru...
Apa yg gw tulis ini merupakan salah satu contoh dari kekecewaan pendengar musik indonesia yg tiap hari kupingnya di sumpel SAMPAH DALAM NEGERI mulai dari naik angkot, di sekolah, sampai naik angkot lagi. Pesan gw untuk band2 pendatang baru... Kalo kalian tetep pake tema cinta, KALIAN GK AKAN BERTAHAN LAMA. Setiap manusia punya titik Jenuh. Dan buat para pendengar Musik dalam negeri... cuma satu pesan gw.... "SERING-SERINGLAH MEMBERSIHKAN TELINGA KALIAN, RACUN ADA DI MANA-MANA"
. Fenomena ini memang sangat memprihatinkan, banyak band2 indie yg memiliki kualitas tapi kalah dengan band "S*MP*H" yg bermunculan. Ditambah industri musik tanah air yang lebih mengutamakan Band2 yg menyajikan lagu2 CINTA MONYET dari pada band2 lain yg berkualitas. Lihat aja, Rindu Band, D'mesin, EsTeh DuaGelas, Purple, King, PisauPatih, Napp, dll(nama band disamarkan)
(cape deh...)Mereka menyajikan lagu2 cengeng yg melepaskan sebuah radiasi "Moron Violet" yg dapat menyebabkan menipisnya saraf yg ada di telinga ke otak dan dapat menyebabkan menurunnya IQ seseorang.Hasilnya, lihat aja sekarang. Remaja kita udah gk mikirin sekolahnya lagi... kalau ada cuma kalangan minoritas yg kalo belajar di ejek2 oleh orang2 bodoh yg sok pintar... di tambah lagi, yg dilakukan remaja jaman sekarang cuma PACARAN. Mungkin ada hubungannya antara lagu bertema cinta dengan kelakuan remaja jaman sekarang yg kerjanya cuma pacaran, malam mingguan (malming.red), dan free sex
(Naudzubilahi min Dzalik). Bahkan anak SD pun udah mulai pacaran...Dikoran ada berita perkosaan yg di lakukan anak kelas 6SD terhadap anak kelas 1SD. Coba sekarang anda suruh anak2 SD nyanyi lagunya ESteh duagelas yg berjudul "putus sendal" (nama band dan lagu disamarkan) pasti mereka hapal. Anak muda Zaman sekarang ibarat buah "MATANG DULUAN TINGGAL TUNGGU BUSUKNYA"Band2 Jaman sekarang takut kalo gk nyanyi lagu CINTA.
Takut kehilangan penggemar, jadi mereka BERLOMBA-LOMBA bikin LAGU CINTA untuk menarik hati para pendengar WALAUPUN LIRIK YG MEREKA BUAT ITU GK JELAS contoh: "jangan kau slalu merasa, wanita bukan dirimu saja..." Anjrit muntah gw ngetiknya...
Anehnya, cuma sedikit orang yg sadar dengan kesalahan lirik ini. Jika anda yg membaca belum tau letak kesalahannya, maka anda termasuk orang yg terkena radiasi "Moron Violet"
.Bisa dibilang anak muda jaman sekarang mentalnya mental kentut.
Gk bisa bedain lagu mana yg berkualitas dan yg mana yg gk berkualitas. Coba kita jalan2 sebentar gk usah jauh2 ke Eropa atau Amerika, di Asia... Contoh donk Jepang, Korea, Singapura tpi jangan contoh Malaysia, ntar jadi kaya 'esteh duagelas'.
Jepang dan Korea punya banyak penyanyi yg berkualitas. Dan tema musik mereka bermacam2, penuh dengan inspirasi dan Arti kehidupan.
Tidak hanya cinta yg cuma bisa dipikirkan band2 sekarang (otaknya buntu kali). Lihat BoA (kalo anda gk tau berarti anda payah) yg sekarang jadi Ratu POP ASIA... Contoh X-Japan dan L'Arc~en~Ciel yg memiliki banyak fans2 di seluruh Dunia.
Dan mereka telah beberapa kali go Internasional khususnya L'Arc~en~Ciel yg baru selesai dari Paris. Gk seperti Band2 dalam negeri yg KATANYA GO INTERNASIONAL padahal cuma ke MALAYSIA YG NONTON PARA TKI ORANG2 INDO DI MALAYSIA
.Gw gk bermaksud menghina band2 pendatang baru...
Apa yg gw tulis ini merupakan salah satu contoh dari kekecewaan pendengar musik indonesia yg tiap hari kupingnya di sumpel SAMPAH DALAM NEGERI mulai dari naik angkot, di sekolah, sampai naik angkot lagi. Pesan gw untuk band2 pendatang baru... Kalo kalian tetep pake tema cinta, KALIAN GK AKAN BERTAHAN LAMA. Setiap manusia punya titik Jenuh. Dan buat para pendengar Musik dalam negeri... cuma satu pesan gw.... "SERING-SERINGLAH MEMBERSIHKAN TELINGA KALIAN, RACUN ADA DI MANA-MANA"



|